Anatomi dan Biologi Unta

/
0 Comments
Unta termasuk dalam famili Camelidae, genus Camelus, dan cocok hidup di habitat dengan iklim kering yang keras. Punuk unta tidak menyimpan air seperti dikira kebanyakan orang, melainkan merupakan deposit lemak. Unta umum diternakkan dan merupakan sumber utama dari susu dan daging dan bahkan digunakan untuk transportasi oleh banyak suku-suku nomaden yang tinggal di padang pasir. Unta dewasa bisa mencapai tinggi 1,8-2 meter dengan berat 800 kg. Unta adalah ruminansia atau hewan memamah biak. Masa kehamilan berlangsung antara 11-12 bulan dengan unta yang baru lahir tidak memiliki punuk. Unta memiliki dasar kaki lunak dan memiliki dua jari pada setiap kaki. Mereka adalah mamalia berkuku. Kaki unta memiliki bantalan kasar sehingga memungkinkan mereka untuk berjalan di atas pasir tanpa tenggelam. Untuk ukuran hewan sebesar ini, unta memiliki sepasang telinga yang kecil, tapi tetap punya pendengaran yang baik. Mata unta dilengkapi dengan dua baris bulu mata lebat untuk melindungi mata dari pasir. Unta dapat menutup lubang hidung, telinga, dan mulut selama badai pasir untuk mencegah partikel pasir memasuki tubuh. Unta dappat hidup sekitar 40-50 tahun.

Hidung unta memiliki kemampuan unik untuk menjebak uap air dan mengembalikan ke tubuh sehingga mencegah hilangnya air akibat respirasi. Ketika bernafas di padang pasir yang panas, sistem respirasi unta menyediakan sedikit bekas uap air di dinding rongga hidungnya. Bahkan uap air yang keluar dari paru-parunya akan diserap kembali oleh tubuh unta melalui sel-sel khusus yang terdapat di rongga hidungnya. Berkat sistem pernafasan demikian, unta mampu bernafas panjang saat berjalan jauh di gurun. Perut mereka dibagi menjadi empat ruang. Bulu unta yang memiliki warna krem ​​sampai coklat, memiliki kemampuan memantulkan sinar matahari sehingga melindunginya dari terik padang pasir.Unta adalah satu-satunya mamalia yang memiliki sel darah merah dengan bentuk berbeda.Dibandingkan dengan mamalia lain, unta memiliki sel berbentuk oval.Bentuk sel seperti ini memungkinkan unta bisa minum sejumlah besar air tanpa takut sel darah akan membelah karena kadar air berlebih. Bentuk oval juga membantu sel-sel tetap bergerak dan mengalir saat mengalami dehidrasi. Meskipun unta dapat mengalami dehidrasi,darah mereka memiliki kemampuan menahan air dan tetap terhidrasi.Tidak seperti binatang lainnya di mana kehilangan 15% air dapat mengakibatkan kematian, unta dapat menahan hilangnya cairan melalui keringat sebanyak 25% -40%. Organ tubuh internal unta berkembang dengan baik untuk membantu mereka bertahan hidup di iklim panas dan tanpa air. Ginjal dan usus unta dapat menahan sejumlah besar air. Urin unta amat kental seperti sirup dan kotoran mereka begitu kering sehingga digunakan sebagai bahan bakar oleh orang-orang yang tinggal di gurun. Hewan ini memiliki kaki yang sangat panjang yang membantu menjaga tubuh mereka tetap berada pada ketinggian di atas tanah. Selama cuaca sangat panas, unta lebih memilih untuk berjalan daripada berdiri ataupun duduk.


You may also like

Tidak ada komentar:

Email Form

Nama

Email *

Pesan *